GORIBIHOTAO.COM – Kabar duka menyelimuti dunia medis setelah dokter spesialis dermatologi, Dr. Azmi Fadhlih, Sp. DV, meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Bali pada Senin (16/12/2024). Kepergian dokter Azmi yang dikenal berdedikasi dalam bidang kesehatan kulit ini mengejutkan banyak pihak, termasuk kolega dan pasien setianya.
BACA JUGA : pengacara-elza-syarief-alami-serangan-jantung-dirawat-intensif-di-rs-siloam-kebon-jeruk/
Berdasarkan informasi yang beredar, penyebab meninggalnya dokter Azmi diduga terkait dengan pecahnya pembuluh darah di otak, yang sebelumnya memicu sakit kepala parah. Dugaan ini juga diperkuat oleh gejala yang dialami almarhum sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga melalui pernyataan resmi. “Kami sangat kehilangan. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya,” ujar salah satu anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya.
Kronologi Kepergian Dokter Azmi
Menurut sumber terpercaya, dokter Azmi sempat mengeluhkan sakit kepala hebat beberapa hari sebelum kepergiannya. Pada Minggu (15/12/2024), ia dilarikan ke rumah sakit setelah kondisinya memburuk.
BACA JUGA : rayakan-hut-ke-129-bri-hadirkan-promo-mcd-spesial-diskon-hingga-rp-71-000-untuk-nasabah/
Meski sudah mendapat penanganan intensif dari tim medis, nyawa dokter Azmi tidak tertolong. “Kami menduga penyebab kematian adalah pecahnya pembuluh darah di otak. Namun, kami masih menunggu hasil lengkap dari pemeriksaan medis,” ujar salah satu tenaga medis yang menangani almarhum.
Duka Mendalam dari Rekan dan Pasien
Berita kepergian dokter Azmi segera menyebar di media sosial, termasuk melalui akun Instagram @lambegosip. Banyak rekan sejawat, pasien, hingga tokoh masyarakat yang menyampaikan belasungkawa atas kepergian dokter yang dikenal ramah dan berdedikasi tinggi ini.
“Beliau adalah sosok dokter yang sangat peduli terhadap pasiennya. Kepergiannya adalah kehilangan besar bagi dunia medis,” ujar salah satu kolega almarhum.
Para pasien yang pernah ditangani dokter Azmi juga mengenang kebaikan dan profesionalismenya. “Saya pernah berkonsultasi dengan beliau. Sangat teliti dan sabar menjelaskan. Kehilangan besar bagi kita semua,” tulis salah satu netizen di kolom komentar media sosial.
Pentingnya Mengenali Gejala Pecah Pembuluh Darah
Kasus yang menimpa dokter Azmi kembali mengingatkan masyarakat tentang pentingnya mengenali gejala awal pecahnya pembuluh darah di otak, atau yang sering disebut stroke hemoragik.
Menurut dokter spesialis saraf, Dr. Andi Setiawan, gejala umum meliputi:
- Sakit kepala hebat secara tiba-tiba.
- Kehilangan kesadaran.
- Mual dan muntah.
- Lemah atau lumpuh pada salah satu sisi tubuh.
“Jika mengalami gejala tersebut, segera ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan penanganan. Pecah pembuluh darah adalah kondisi darurat yang harus segera ditangani,” jelas Dr. Andi.
Keluarga Mohon Doa dan Privasi
Keluarga almarhum meminta doa dari masyarakat untuk mendiang dokter Azmi. Mereka juga berharap agar masyarakat memberikan ruang privasi bagi keluarga yang tengah berduka.
“Kami berterima kasih atas doa dan simpati yang diberikan. Mohon doa agar beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar pihak keluarga.
Dokter Azmi: Sosok Inspiratif yang Akan Dirindukan
Kepergian Dr. Azmi Fadhlih, Sp. DV meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga tetapi juga bagi dunia medis di Indonesia. Karya dan dedikasinya dalam membantu pasien akan selalu dikenang.
Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
