Surabaya,14 Febuari 2025
Seiring dengan meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia, jumlah lansia (lanjut usia) juga semakin bertambah. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah untuk memastikan bahwa para lansia tetap dapat hidup berkualitas dan berdaya guna di usia senja. Oleh karena itu, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meluncurkan program Sekolah lansia sebagai upaya untuk mewujudkan lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif).
BACA JUGA : Panduan Lengkap Mengelola Keuangan Dengan Gaji Rp5 Juta Per Bulan
Tujuan Sekolah Lansia
Sekolah lansia merupakan program pendidikan non-formal yang dirancang khusus untuk lansia. Program ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam berbagai bidang, seperti kesehatan, keuangan, teknologi, dan keterampilan lainnya.
- Mendorong lansia untuk tetap aktif dan produktif melalui kegiatan fisik, sosial, dan ekonomi.
- Meningkatkan kesehatan fisik dan mental lansia melalui kegiatan senam, yoga, dan berbagai aktivitas lainnya.
- Memberdayakan lansia agar dapat mandiri dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat.

Manfaat Sekolah Lansia
- Meningkatkan kualitas hidup lansia: Dengan mengikuti program ini, lansia dapat meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan, baik dari segi kesehatan, sosial, maupun ekonomi.
- Mengatasi masalah kesehatan: Sekolah lansia membantu lansia dalam mengatasi masalah kesehatan yang umum terjadi di usia senja, seperti depresi, kesepian, dan penyakit kronis.
- Membangun hubungan sosial: Melalui interaksi dengan sesama lansia, mereka dapat membangun hubungan sosial yang positif dan saling mendukung.
- Meningkatkan rasa percaya diri: Dengan mengikuti berbagai kegiatan dan pelatihan, lansia dapat meningkatkan rasa percaya diri dan merasa lebih berharga.
Kurikulum Sekolah Lansia
Kurikulum Sekolah lansia dirancang secara komprehensif dan disesuaikan dengan kebutuhan lansia. Materi pembelajaran meliputi:
- Kesehatan: Edukasi tentang penyakit umum pada lansia, cara menjaga kesehatan, dan pertolongan pertama.
- Keuangan: Pengelolaan keuangan rumah tangga, investasi, dan perencanaan keuangan di usia senja.
- Teknologi: Pengenalan dan penggunaan teknologi informasi, seperti smartphone, internet, dan media sosial.
- Keterampilan: Pelatihan berbagai keterampilan, seperti memasak, menjahit, merajut, dan lainnya.
- Kegiatan sosial: Kegiatan senam, yoga, rekreasi, dan kegiatan sosial lainnya.
Cara Mendaftar Sekolah Lansia
Untuk mendaftar Sekolah lansia, Anda dapat menghubungi kantor BKKBN terdekat di wilayah Anda. Informasi lebih lanjut mengenai program ini juga dapat ditemukan di situs web resmi BKKBN.
Testimoni Peserta Sekolah Lansia
Salah satu peserta Sekolah lansia, Ibu Sumiati, mengungkapkan bahwa program ini sangat bermanfaat baginya. “Saya jadi lebih aktif, sehat, dan punya banyak teman baru. Saya juga jadi lebih percaya diri dan merasa lebih berharga,” ujarnya.
Kesimpulan
Sekolah lansia merupakan program yang sangat penting untuk mendukung lansia di Indonesia agar tetap aktif, produktif, dan berdaya guna di usia senja. Dengan mengikuti program ini, lansia dapat meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Informasi Tambahan
Selain program Sekolah Lansia, BKKBN juga memiliki berbagai program lain yang ditujukan untuk lansia, seperti:
- Bina Keluarga Lansia (BKL): Kelompok kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia dan keluarga.
- Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Lansia: Layanan kesehatan terpadu untuk lansia, meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi, dan penyuluhan.
Dengan adanya berbagai program ini, diharapkan para lansia di Indonesia dapat hidup sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bahagia di usia senja.
Fungsi BKKBN
Fungsi BKKBN antara lain:
- Perumusan dan penetapan kebijakan di bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana.
- Koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana.
- Pelaksanaan advokasi dan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) di bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana.
- Penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana.
- Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan di bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

Program-program BKKBN
BKKBN menyelenggarakan berbagai program, antara lain:
- Program Keluarga Berencana (KB): Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan KB yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat. Program KB meliputi penyediaan alat kontrasepsi, konseling KB, dan pelayanan kesehatan reproduksi.
- Program Pembangunan Keluarga Sejahtera: Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan keterampilan, peningkatan pendapatan, dan pendidikan.
- Program Kependudukan: Program ini bertujuan untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kualitas penduduk. Program kependudukan meliputi kegiatan pencatatan sipil, survei kependudukan, dan analisis data kependudukan.
Visi dan Misi BKKBN
Visi BKKBN adalah “Terwujudnya keluarga berkualitas, penduduk tumbuh seimbang, dan sumber daya manusia berkualitas.”
Misi BKKBN adalah:
- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan keluarga.
- Mengendalikan pertumbuhan penduduk melalui program KB.
- Meningkatkan kualitas pelayanan KB dan kesehatan reproduksi.
- Meningkatkan ketersediaan dan kualitas informasi kependudukan.
Nilai-nilai BKKBN
BKKBN memiliki nilai-nilai yang menjadi landasan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, yaitu:
- Integritas: BKKBN menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan profesionalisme dalam bekerja.
- Kerja Sama: BKKBN membangun kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan mitra kerja lainnya.
- Inovasi: BKKBN terus berinovasi dalam mengembangkan program-program kependudukan dan keluarga berencana.
- Pelayanan: BKKBN memberikan pelayanan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.
Tantangan BKKBN
BKKBN menghadapi berbagai tantangan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, antara lain:
- Tingginya angka kelahiran.
- Rendahnya tingkat pendidikan dan kesehatan masyarakat.
- Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keluarga berencana.
- Keterbatasan sumber daya.
Upaya BKKBN
BKKBN terus berupaya untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut melalui berbagai cara, antara lain:
- Meningkatkan sosialisasi dan edukasi tentang keluarga berencana.
- Meningkatkan kualitas pelayanan KB dan kesehatan reproduksi.
- Mengembangkan program-program inovatif di bidang kependudukan dan keluarga berencana.
- Meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak.
Kesimpulan
BKKBN adalah lembaga penting dalam upaya mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera dan menjaga keseimbangan antara jumlah penduduk dengan daya dukung lingkungan. BKKBN terus berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui program-program kependudukan dan keluarga berencana.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya.